SYUKURAN KELULUSAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 SMK MUHAMMADIYAH SURUH BERBAGI

Sejumlah siswa-siswi Kelas XII SMK Muhammadiyah Suruh yang beralamat di Jl.Raya Suruh No. 79 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Jawa Tengah menebar rasa syukur dengan berbagi sembako dan takjil.

Kepala Sekolah Eko Pamuji menjelaskan, “Bersyukur adalah kata yang tepat saat ini bagi keluarga besar SMK Muhammadiyah Suruh dengan lulusnya seluruh peserta didik yang sudah dilaksanakan Ahad (2/5/2020) secara online.Dari kriteria kelulusan yang sudah di tetapkan dan melalui rapat penegasan kelulusan, 252 peserta didik di nyatakan “Lulus” dari semua kriteria”, imbuhnya.

Sebuah kebahagiaan dengan memberikan sedikit sesuatu yang insya Allah bermanfaat, Rabu (13/5/ 2020) di tengah carut marutnya Covid-19 yang belum juga mereda.

Dengan membaca Basmallah beberapa siswa-siswi membagikan 27 paket sembako dan 300 takjil kepada masyarakat Suruh dan sekitarnya.
Sekolah memilih membagikan rasa syukur dalam bentuk sembako dan takjil karena bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan. Harapannya dapat di jadikan takjil pembuka ketika azan maghrib berkumandang.

Proses pembagian Sembako dan takjil tahun ini tetap mengedepankan protokol kesehatan terkait dengan wabah yang belum mereda.
Sembako dan takjil di bagikan kepada supir angkot,tukang parkir,satpam ta’mir masjid dan masyarakat yang kurang mampu.

Sebanyak 27 paket sembako dan 300 paket takjil yang di bagikan di beberapa daerah Kecamatan Suruh dan sekitarnya.

Paket sembako minimalis yang di bagikan berupa 2 Kg beras,1/2 Kg gula pasir,1/2 Kg telur dan 4 bungkus mie instant.

Pembagian di laksanakan di bagi menjadi beberapa titik di antaranya Desa Gundi,Tegal Waton,Wetan Karo,Bonomerto,Banjarsari, Karangasem,Kauman,Kepundung dan jalan raya exit tol Salatiga.

Syukuran hasil patungan siswa-siswi kelas XII ini berupa bagi-bagi kudapan takjil sederhana berisi es buah,kurma dan arem-arem buatan sendiri.
Syukuran pasca kelulusan bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat dalam bentuk yang positif sekaligus menumbuhkan karakter peserta didik untuk berempati kepada sesama.