SEKILAS INFO
: - Jumat, 28-01-2022
  • 2 minggu yang lalu / SMK Muhammadiyah Suruh SMK Berbasis Revolusi Industri 4.0 Kemendikbudristek
  • 1 bulan yang lalu / SMK MUHAMMADIYAH SURUH MEMBUKA PENDAFTARAN SISWA BARU TAHUN AJARAN 2022/2023 KLIK SAJA http://ppdb.smkmuhsuruh.sch.id
Masyarakat Josari Desa Medayu Manfaatkan Solar Panel,Inovasi Teknologi Siswa SMK Muhammadiyah Suruh

Kabupaten Semarang, Sabtu pagi, 30 Oktober 2021. Tampak aktivitas yang “tidak biasa” di Mushola Arrohmah Dusun Josari, Desa Medayu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Beberapa pasukan Orange Siswa  Jurusan (TITL) Teknik Instalasi Tenaga Listrik di dampingi Kepala Sekolah, Guru, dan Takmir Mushola mempersipkan pemasangan perangkat Solar Cell  Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Solar Panel/ Solar Cell sebuah teknologi ramah lingkungan dengan menangkap sumber energi matahari dengan sebagai pembangkit listrik.

” Solar Panel  ini merupakan karya anak didik kami siswa siswi  jurusan TITL SMK Muhamadiyah Suruh, melalui program SMK Peduli alhamdulillah hari ini kami serahkan dan kami pasangkan peralatan ini di agar bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat,” ungkap  Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Suruh, Wahyudi Jaya ST

Wahyudi Jaya menerangkan, proses pembuatan Solar Cell atau Solar Panel ini setidaknya memakan waktu tiga bulan.

Dalam proses pembuatannya, para siswa dibantu seorang ahli di bidang tenaga surya yang juga jebolan SMK Muhammadiyah Suruh.

Ada pun cara kerja Solar Cell atau Solar Panel ini, tenaga surya ditangkap kemudian dimasukan dalam satu inferter yang akan diubah menjadi listrik DC atau baterai.

“Dari baterai dirubah lagi menjadi listrik AC, dan bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif rumah tangga,” paparnya.

Meski memiliki keunggulan mampu menggantikan tenaga listrik dari PLN, inovasi terobosan Solar Cell atau Solar Panel ini memiliki kelemahan. Dimana, perawatan baterai cukup mahal. 

“Namun jika dibandingkan untuk pembayaran listrik PLN akan lebih hemat,” tegasnya.

Pada hari sebelumnya, Kamis, 28 Oktober 2021. Bupati Semarang Ngesti Nugraha, SH secara simbolis telah menyerahkan 1 set Solar Cell/ Solar Panel PLTS tersebut kepada Pemerintah desa Medayu Yakni Kepala Desa Jumeri di Hall SMK Muhammadiyah Suruh. Selanjutnya, pihak SMK Muhammadiyah Suruh mendapatkan kabar menggembirakan. Dimana, nilai pembuatannya satu unitnya mencapai Rp 12 juta seluruh biaya telah diganti Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

Wahyudi pun mengaku karya anak didiknya menjadi satu kebanggaan bagi guru sekaligus pengurus Muhamadiyah Kabupaten Semarang serta Pemerintah Kabupaten Semarang.

Sementara, Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi inovasi teknologi karya Siswa SMK Muhammadiyah Suruh. Ia pun mengisahkan ihwal keinginannya adanya inovasi menciptakan teknologi dari tenaga surya. 

“Beberapa waktu yang lalu Pak kepala SMK Muhammadiyah ini menyampaikan ke saya pihak sekolahan akan menyerahkan bantuan listrik tenaga surya atau solar cell yang nanti akan diberikan kepada salah satu mushola disekitar sekolahan,” terang Ngesti Nugraha.

Gayung bersambut. Rencana itu disambut baik Bupati Semarang Ngesti Nugraha”Ini adalah karya yang sangat luar biasa. bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. harapan kita ada inovasi-inovasi lain yang ada di SMK Muhammadiyah suruh sebagai motivasi kepada sekolah-sekolah lain di Kabupaten Semarang,” imbuhnya. (ESR- X Lorent & Jurnalis RMOL Jateng. Erna Yunus B) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

SAMBUTAN (MPLS) MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH