SEKILAS INFO
: - Rabu, 08-12-2021
  • 1 minggu yang lalu / Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun Tahun Pelajaran 2021/2022 dilaksanakan Secara Daring
  • 1 bulan yang lalu / 28 Oktober 2021 Serbuan Vaksin Dosis II (Kedua) untuk pelajar dan umum.  Vaksin Sinovac 1.000 dosis. Kerjasama Pimpina Daerah Muhammadiyah Kab. Semarang – Kodam IV Diponegoro.
THOLABUL ILMI: ANTARA KEWAJIBAN DAN KEBUTUHAN

(Sebuah Catatan Kecil persembahan untuk Gererasi muda masa kini, Calon pemimpin masa depan.)

Siang ini, tiba tiba Saya merasa sangat rindu dengan Almarhum Bapak yang telah meninggalkan kami sejak 6 tahun yang lalu. Dulu, di waktu senggang seperti ini, biasanya Bapak selalu memberikan cerita cerita masa lalu yang beliau lalui yang sarat akan makna dan petuah, Bapak adalah tipe orang yang sangat mengidolakan orang tuanya alias Mbah Putri dan Mbah Kakung. Menurut beliau, Mbah Putri merupakan Pahlawan Pendidikan Keluarga. Sedangkan Mbah Kakung selaku supporter utama nya. Bapak selalu berbinar binar saat bercerita kepada anak anak nya tentang masa lalu yang beliau lalui bersama orang tua nya yang hebat itu.

Sebenarnya Mbah Kakung dan Mbah Putri hanyalah orang biasa pada masa itu. Hanya pedagang kecil, orang Dusun Sederhana dan tidak berpendidikan. Namun semangatnya untuk menjadikan anak anak nya yaitu Bapak, Pakde, Budhe, Om dan Bulik saya menjadi orang yang berilmu sangatlah tunggi. Mungkin sekitar tahun 1949 pada saat itu, konon katanya Mbah Putri selalu berantusias ngampirke  Bapak Ibu guru entah SR (Sekolah Rakyat), atau SD (Sedolah Dasar) untuk mampir ke rumah setelah usai mengajar hanya sekedar mengobrol, dan Mbah Putri selalu minta di doakan supaya anak anak nya bisa juga menjadi seperti Pak guru bu guru, Menjadi manusia yang berilmu dan bertakwa. Maka, meskipun saat itu jarak tempuh antara rumah kami di Dusun Tuksongo, Krandonlor, Suruh, Kabupaten Semarang dengan SMP dan SMA terdekat yaitu di Kota Salatiga adalah kurang lebih 8 km, harus berjalan kaki karena belum ada kendaraan transportasi, dan lagi tidak ada teman yang berasal  dari Satu dusun yang mau melanjutkan sekolah. Namun Mbah Putri selalu memberikan semangat kepada anak anaknya untuk tetap bersekolah meskipun harus bersusah payah. Bangun tengah malam untuk ngliwet (Menanak nasi menggunakan tungku dan kayu, red),dan membangunkan anak anak nya agar berangkat ke sekolah sebelum waktu Azan Subuh adalah aktifitas setiap pagi nya, tak kalah penting, tugas Mbah Kakung selanjutnya adalah menemani dan mengantarkan anak anak nya dengan juga berjalan kaki sambil membawa Blarak (daun kelapa yang sudah kering, red) yang ada apinya untuk penerangan sampai di Desa Ujung ujung yang jarak tempuh ke kota Salatiga kira kira masih 4 km lagi. Di desa tersebut terdapat Sungai yang cukup besar, di sanalah Bapak dan Saudara saudaranya mendirikan ibadah Sholat Subuh, mandi, berganti pakaian seragam dan menyantap sarapan bekal dari Mbah Putri, lalu kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Kota Salatiga.

Kisah Bapak Bersama Kakak adiknya untuk menuntut ilmu mungkin hanyalah cerita biasa, hanya sepenggal cerita tentang perjuangan hidup seseorang, yang pastinya orang lain pun mengalami suka dan duka dalam menjalani kehidupan dengan versinya masing masing. Namun Hari ini, saya ingin kisah orang tua saya ini bisa dibaca oleh anak anak muda Jaman Now dan Juga para Orang tua masa kinisyukur Alhamdulillah jika bisa terinspirasi. Menjadi orang berilmu kemudian mampu mengamalkannya dengan baik adalah sebuah KEWAJIBAN. Bahkan Gusti Allah  dalam penggalan Q.S Al Mujadalah Ayat 11 berfirman –“ …Yarfa’illahi ladziina amanu minkum walladzina uthul ‘ilma darojah…”- yang artinya: “… Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. Hey, lihatlah!,  ternyata Sang Pencipta Alam jagad ini bahkan telah memberikan jaminan untuk meninggikan derajad kepada hambaNya yang BERIMAN dan BERILMU. Garansi ini tidak diberikan kepada orang yang Kaya Raya, orang yang memiliki Jabatan tinggi, Orang yang Cantik/ Tampan dan atau orang terkenal. Namun hanya diberikan kepada orang BERIMAN dan BERILMU. Itulah mengapa sering kita lihat di berita ada banyak kasus orang tampan dan cantik tanpa iman yg terhina hidupnya hingga harus masuk penjara karena perilakunya mungkin mengkonsumsi Narkoba atau kasus prostitusi, ada juga jutaan kasus Korupsi yang dilakukan oleh orang kaya berjabatan tinggi tanpa iman yang akhirnya meninggal dunia dalam kehinaan, tidak sedikit juga kisah di sekitar kita orang orang lemah yang terpaksa miskin karena tidak berpendidikan, karena tidak berilmu.

Wahai Bapak Ibu Orang tua masa kini, boleh jadi hidup panjenengan dulu sulit, namun mari sekuat tenaga untuk berikhtiar agar anak anak panjenengan, anak anak kita semua tidak mengalami nasib yang sama. Bukankah Allah, Tuhan kita juga berpesan kepada kita untuk tidak meninggalkan Generasi yang lemah? Maka, mari bekali dengan Ilmu dan Iman. Jadikan Bersekolah atau menuntut ilmu sebagai KEBUTUHAN. Wahai anak anak ku, adik adik ku generasi muda, Para Kids and Teenagers Jaman Now, Menuntut ilmu memang berat. Ada banyak yang harus di korbankan. Banyak tugas, banyak PR, harus mengerjakan test, harus dimarahai guru karena potongan rambut tidak standar, ditambah lagi sekarang dijaman serba teknologi, kuota internet harus punya banyak, padahal pengennya nge Game, dan seterusnya dan seterusnya. Tapi in syaa Allah kesulitan ini  tidak akan sebanding dengan hasil yang akan kalian dapatkan. Kalau kalian bersungguh sungguh dalam menuntut ilmu di tambah lagi mampu menjaga kualitas iman, Niscaya Allah akan memudahkan hidup kalian, menjaga keluarga kalian dan pastinya Meninggikan derajad kalian dan juga keluarga kalian, entah bagaimana cara Allah mengatur itu semua, tidak perlu kamu pikirkan sekarang.

Jika dibandingkan dengan lika liku perjuangan jaman Bapak saya menuntut ilmu, pasti akan sangat jauh berbeda dengan perjuangan anak anak masa kini. Sekarang, Fasilitas Pendidikan sudah semakin modern, biaya Pendidikan sudah semakin terjangkau, Sekolah sekolah sudah semakin banyak, bahkan di hampir setiap kecamatan pun sudah ada Sekolah Menengah Kejuruan yang siap mengantarkan kalian menjadi orang yang memiliki ilmu yang luas, berkarakter, dan juga skillfull. Lulus SMP kalian  harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tidak boleh Tidak. Jika kalian tinggal di desa, tidak perlu ragu. Banyak orang hebat berasal dari desa, diantaranya adalah Bapak SBY, Bapak Chaerul Tanjung, Bapak Alm B.J Habibie, dll mereka bisa, kalian juga pasti bisa. Generasi muda calon pemimpin bangsa yang berasal dari Desa Krandon lor, Morangan, Kauman, Jatirejo, Reksosari, Semagu, Tegal Waton, dan sekitarnya Ayo sekolah dan menuntut ilmu di SMK MUHAMMADIYAH SURUH. Tidak akan sia sia perjuangan dan pengorbanan kita dalam menuntut ilmu. Mari Bersama sama berusaha menjadi Manusia yang berilmu dan Beriman,  untuk Indonesia yang semakin maju, Kita pasti Bisa.  SEMANGAT!!!!  Setyorini- Guru SMK Muhammadiyah Suruh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

SAMBUTAN (MPLS) MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH