SEKILAS INFO
: - Kamis, 27-01-2022
  • 2 minggu yang lalu / SMK Muhammadiyah Suruh SMK Berbasis Revolusi Industri 4.0 Kemendikbudristek
  • 1 bulan yang lalu / SMK MUHAMMADIYAH SURUH MEMBUKA PENDAFTARAN SISWA BARU TAHUN AJARAN 2022/2023 KLIK SAJA http://ppdb.smkmuhsuruh.sch.id

 

SMK Muhammadiyah Suruh Kabupaten Semarang, Jawa Tengah terhitung mulai bulan Januari 2021 ini atas kebaikan sang Illahi Rabbi telah memiliki TEFA (Teaching Factory) pada bidang Usaha Tata Busana. 

Teaching Factory merupakan konsep pembelajaran di SMK  berbasis industri/bisnis yang mengacu kepada standar dan prosedur yang berlaku di dunia industri/bisnis dilaksanakan dalam suasana nyata seperti yang terjadi di industri/bisnis dan bertujuan agar siswa mengalami pembelajaran dengan standar dan suasana yang “sama” dengan di industri. 

Pemerintah melalui Direktorat SMK berharap Produk dari pembelajaran Tefa adalah penguasaan kompetensi bagi peserta didik yang meliputi Attitude (Sikap), Knowledge (Pengetahuan) dan Skill (Keterampilan) untuk menghasilkan produk barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat (Marketable). Sedangkan kegiatan pembelajaran praktik Tefa dapat dilaksanakan di bengkel sekolah atau Bengkel Unit Produksi. adapun latar belakang berdirinya TEFA Tata Busana SMK Muhammadiyah sendiri seperti yang di sampaikan Bambang Sudiyono, S.Pd selaku Top Leader TEFA adalah wujud usaha optimalisasi pemanfaatan sarana prasarana khususnya mesin jahit sebagai alat praktik pembelajaran, yang semasa Pandemi Covid 19 kurang optimal karena sebagian kegiatan pembelajaran siswa dilaksanakan secara daring. selain itu sebagai SMK yang terletak di kampung dengan tingkat perekonomian masyarakat rata rata menengah kebawah , stake holder  SMK Muhammadiyah Suruh sangat berharap Sekolah melalui TEFA bisa menjadi tempat untuk memperbaiki tingkat perekonomian siswa maupun alumni. sehingga mereka bisa membantu orang tua membayar biaya sekolah maupun keperluan mereka sendiri.    

TEFA Tata Busana SMK Muhammadiyah Suruh sendiri hingga saat ini telah memproduksi berbagai jenis pakaian diantaranya kemeja, kaos, tunik, masker hingga Hazmat. Semua jenis pakaian bisa di kerjakan di TEFA ini, tergantung permintaan pelanggan. Pesanan yang datang pun beragam, ada yang dalam partai cukup besar yakni berskala ribuan pcs, hingga pesanan yang hanya 10 Pcs baju semua dilayani dengan penuh syukur dan bertanggung jawab. Memiliki Tim pengurus Struktural dari internal Guru/Karyawan SMK Muhammadiyah Suruh  serta bekerjasama dengan Konsultan dari Dunia Industri, TEFA Tata Busana kini telah memiliki puluhan tenaga produksi dari Alumni dan juga siswa kelas XI & XII Jurusan Tata Busana.    

Hadirnya TEFA Tata Busana di dalam keluarga besar SMK Muhammadiyah Suruh, tentunya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, ada banyak perjuangan di dalamnya. Tim TEFA pernah hampir 3 minggu tidak mendapatkan orderan sama sekali. Padahal ada beberapa tenaga ahli dari alumni yang perlu “dibayar”, sehingga harus memutar otak agar mendapatkan orderan, konflik internal pun juga hampir menjadi makanan sehari hari di awal berdirinya TEFA. Namun, seperti kata pepatah, “Kita tidak akan menjadi Hebat tanpa ada masalah”, Masalah yang terjadi dijadikan Tim sebagai pembelajaran, untuk kemudian begandengan tangan kembali mengejar ketertinggalan.

Hingga akhirnya kini, TEFA Tata Busana telah menjadi tempat favorit siswa dan alumni Tata Busana untuk belajar. Mendapatkan pengalaman tak terhingga karena bisa ikut andil membuat berbagai jenis pakaian yang akan langsung di pakai oleh Customer, Belajar menjahit dengan tehnik yang lebih cepat karena harus menyelesaikan target dari buyer, Belajar disiplin, belajar bekerja sama dengan tim, dan yang tak kalah  penting nya. TEFA Tata Busana SMK Muhammadiyah Suruh ini telah menjadi embrio dari Program SMK Mbangun Deso. Meskipun belum banyak, TEFA kini telah membantu para siswa dan alumni dalam segi perekonomian keluarga mereka. Sehinnga jargon dari Motivator nasional Gus Marlock tentang SMK yaitu Sekolah Mengentaskan Kemiskinan kini mulai benar benar menjadi nyata. “Saya sangat senang dengan adanya TEFA, ketrampilan menjahit saya semakin terasah. Saya juga alhamdulillah sudah gajian 4 kali. Uangnya alhamdulillah bisa untuk servis sepeda motor dan sebagian saya hadiahkan untuk ibu saya” ungkap Asri Alfa siswi kelas XII Tata Busana A. Masyaa Allah, tabarakallah. Semoga TEFA Tata Busana semakin diberkahi oleh Allah, semakin maju, memberikan keberkahan kepada lebih banyak orang. kemudian lahir TEFA TEFA di bidang lainnya. Aamiin ( Kab. Semarang, 02/10/2021 -ESR-)

TINGGALKAN KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

SAMBUTAN (MPLS) MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH